{"id":3772,"date":"2026-06-05T10:15:05","date_gmt":"2026-06-05T03:15:05","guid":{"rendered":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/?p=3772"},"modified":"2026-06-05T10:15:05","modified_gmt":"2026-06-05T03:15:05","slug":"karawitan-di-sman-18-surabaya-sudah-lama-ada-jadi-wadah-murid-kenal-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/?p=3772","title":{"rendered":"Karawitan di SMAN 18 Surabaya: Sudah Lama Ada, Jadi Wadah Murid Kenal Budaya\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p><img decoding=\"async\" width=\"522\" height=\"391\" src=\"https:\/\/sman18sby.sch.id\/7831b91c-06fc-47b6-a566-b12178d0a265\"><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Surabaya <\/strong>\u2014 Ekstrakurikuler karawitan di SMAN 18 Surabaya ternyata bukan kegiatan baru. Menurut pembinanya, Pak Galuh, karawitan sudah ada sejak sebelum tahun 2015, bahkan sebelum beliau mulai mengajar di sekolah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSejak saya masuk tahun 2015 itu sudah ada. Bahkan sebelumnya juga sudah berjalan,\u201d jelasnya. Artinya, karawitan di SMAN 18 bisa dibilang sudah cukup lama jadi bagian dari kegiatan sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama dari ekstrakurikuler ini bukan sekedar bermain musik, tapi lebih ke melatih rasa dan kekompakan murid. Dalam karawitan, setiap pemain harus bisa menyesuaikan diri dengan pemain lain supaya musik yang dihasilkan bisa selaras.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMain musik itu nggak bisa sendiri-sendiri, harus bareng dan sinkron. Di situ anak-anak dilatih kepekaannya,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Alat musik yang digunakan tentu saja alat musik tradisional, seperti gamelan lengkap. Pesertanya juga cukup banyak, bahkan bisa mencapai puluhan murid dari berbagai kelas dan jenjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan latihan biasanya dilakukan rutin setiap hari Senin setelah pulang sekolah. Selain latihan, murid juga kadang ikut lomba atau tampil di acara tertentu kalau ada kesempatan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau ada lomba atau event ya ikut, tapi yang paling penting itu melatih kepekaan terhadap seni tradisi,\u201d kata Pak Galuh.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, karawitan penting diajarkan di sekolah sebagai bentuk menjaga budaya lokal. Ia menekankan bahwa kesenian tradisional adalah bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga oleh generasi muda.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJangan sampai budaya kita malah diakui negara lain baru kita sadar. Ini bagian dari menjaga nasionalisme juga,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk pelatih, selain dari guru internal sekolah, ada juga pendamping dari luar, termasuk dari mahasiswa yang berasal dari kampus seperti UNESA yang ikut membantu kegiatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya ekskul karawitan ini, SMAN 18 Surabaya punya ciri khas tersendiri dibanding sekolah lain. Selain jadi tempat belajar seni, kegiatan ini juga bisa jadi daya tarik bagi murid baru yang ingin mengembangkan minat di bidang budaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Karawitan di SMAN 18 bukan cuma soal musik tradisional, tapi juga soal kebersamaan, kekompakan, dan cara menjaga warisan budaya supaya tetap hidup di generasi sekarang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya \u2014 Ekstrakurikuler karawitan di SMAN 18 Surabaya ternyata bukan kegiatan baru. Menurut pembinanya, Pak Galuh, karawitan sudah ada sejak sebelum tahun 2015, bahkan sebelum beliau mulai mengajar di sekolah tersebut. \u201cSejak saya masuk tahun 2015 itu sudah ada. Bahkan sebelumnya juga sudah berjalan,\u201d jelasnya. Artinya, karawitan di SMAN 18 <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/sman18sby.sch.id\/?p=3772\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":3773,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3772","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3772","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3772"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3772\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3774,"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3772\/revisions\/3774"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3772"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3772"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman18sby.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3772"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}